
Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 berlaku sejak 5 Juni 2025, menggantikan PP 5 Tahun 2021 sebagai aturan induk perizinan berusaha berbasis risiko.
Bagi pelaku usaha, perubahan aturan sering terasa sebagai berita buruk: prosedur baru, formulir baru, penyesuaian baru. Kali ini arahnya justru sebaliknya untuk sebagian besar hal. Berikut lima yang paling terasa dalam praktik.
1. Jenis dokumen ditentukan tingkat risiko, bukan sekadar daftar
Kerangka perizinan berusaha berbasis risiko memakai tingkat risiko kegiatan untuk menentukan jenis perizinan sekaligus intensitas pengawasannya. Logika yang sama diterapkan pada dokumen lingkungan: jenis dokumen ditentukan oleh tingkat risiko dan potensi dampak kegiatan Anda.
Kegiatan berisiko tinggi diwajibkan menyusun AMDAL. Yang di bawahnya mengikuti instrumen yang sepadan dengan dampaknya.
Konsekuensi praktisnya: menebak kewajiban Anda hanya dari jenis usaha sudah tidak memadai. Skala, lokasi, dan karakter dampak ikut menentukan, dan penapisan menjadi tahap yang tidak bisa dilewati.
2. Persetujuan lingkungan dan persetujuan teknis bisa diajukan paralel
Ini perubahan yang paling berdampak pada jadwal proyek.
Sebelumnya, alurnya berurutan. Persetujuan teknis untuk air limbah atau emisi baru bisa berjalan setelah ada kepastian dari sisi persetujuan lingkungan. Untuk kegiatan yang butuh keduanya, itu berarti dua antrean yang disusun memanjang.
Sekarang keduanya bisa berjalan bersamaan. Untuk pabrik yang butuh Pertek air limbah sekaligus Pertek emisi, penghematan waktunya bisa berbulan-bulan.
Ada syaratnya: angka dan asumsi di kedua dokumen harus konsisten. Kalau kapasitas produksi di dokumen lingkungan berbeda dengan yang dipakai di perhitungan Pertek, keduanya akan dikembalikan. Ini alasan kenapa menyusunnya lebih baik dalam satu tim yang sama.
3. Semuanya lewat OSS
Sejak PP 28/2025, seluruh proses pengajuan dan penerbitan persetujuan lingkungan dilakukan melalui sistem OSS. Digabung dengan kewajiban penggunaan Amdalnet untuk tahapan penilaian dokumen, tidak ada lagi jalur di luar sistem.
Untungnya: proses bisa dipantau, ada jejak yang tercatat, dan perlakuan menjadi lebih seragam antar daerah.
Risikonya: perusahaan yang tidak memegang akun sistemnya sendiri berada dalam posisi buta. Kalau selama ini semua diurus pihak ketiga dan Anda tidak pernah membuka OSS perusahaan Anda sendiri, itu yang pertama perlu dibereskan.
4. Persetujuan lingkungan menjadi bagian dari persyaratan dasar
Persyaratan dasar perizinan berusaha mencakup tiga hal: kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang, persetujuan lingkungan, dan persetujuan bangunan gedung.
Ketiganya saling terkait dan berurutan secara logis. Kesesuaian ruang menentukan boleh tidaknya kegiatan di lokasi itu. Persetujuan lingkungan menentukan syarat pengelolaan dampaknya. PBG menentukan bangunannya.
Yang perlu dipahami: melompati urutan ini hampir selalu berujung pekerjaan ulang. Mengurus PBG sebelum persetujuan lingkungan beres berarti bersiap menghadapi permintaan dokumen yang belum Anda punya.
5. Pengawasan menjadi bagian yang setara
Kerangka berbasis risiko tidak hanya mengatur bagaimana izin diberikan, tapi juga bagaimana kegiatan diawasi setelahnya. Intensitas pengawasan mengikuti tingkat risiko: makin tinggi risikonya, makin sering dan makin dalam pengawasannya.
Artinya, mendapatkan persetujuan bukan garis akhir. Kewajiban pelaporan berkala, pemenuhan komitmen dalam RKL-RPL, dan kesesuaian antara kondisi riil dengan dokumen menjadi hal yang benar-benar diperiksa.
Apa yang perlu Anda lakukan sekarang
Untuk kegiatan yang belum berjalan: lakukan penapisan sedini mungkin, sebelum desain difinalkan. Hasilnya menentukan anggaran dan jadwal Anda, dan mengetahuinya di awal jauh lebih murah.
Untuk kegiatan yang sedang berproses: pastikan berkas Anda ada di dalam sistem, bukan sekadar di meja seseorang. Minta nomor registrasinya.
Untuk kegiatan yang sudah berjalan: cocokkan kondisi riil hari ini dengan dokumen yang Anda pegang. Kapasitas, luas bangunan, jenis kegiatan, pengelolaan limbah. Ketidakcocokan yang ditemukan sendiri jauh lebih murah diselesaikan daripada yang ditemukan pengawas.
Kalau Anda ingin bantuan membaca posisi perusahaan Anda dalam kerangka aturan yang baru, kirim jenis kegiatan dan status perizinan Anda lewat WhatsApp. Kami bantu petakan mana yang sudah aman dan mana yang perlu disesuaikan.








